Perjalanan Palembang Baturaja Part 1 Kereta Api - Nutrisi Diet

Perjalanan Palembang Baturaja Part 1 Kereta Api

Perjalanan Palembang Baturaja Part 1 Kereta Api


Perjalanan dari Palembang ke Baturaja dan sebaliknya, ada banyak pilihan opsi moda transportasi darat yang tersedia. Transportasi udara bisa juga sih, asal bawa parasut aja. Hihi..

Jarak perjalanan darat sekitar 190 KM dengan waktu tempuh sekitar 5-6 jam. Tergantung kecakapan sopir dan sikontolpanjang, (situasi, kondisi, toleransi, pandangan dan jangkauan). Stay positif bro..

Perjalanan kereta api saya lupa jaraknya, tapi waktu tempuh rata-rata cuma 4 jam saja. Dan perut biasanya gak berasa lapar, karena guncangan dan terpaan angin yang minimal, sehingga energi tidak terkuras terlalu dalam.

Kalo ditempuh dengan jalan kaki, mungkin bisa 2 hari. Kalo berkuda mungkin 1 hari. Siapa pula yang mau ya. Kurang kerjaan.

Saya paling suka naik kereta api, karena saya merasakan bahwa kereta api memberikan efek paling minimal terhadap kebugaran tubuh. Bolak-balik naik kereta badan tetap tidak berasa capek. Istirahat juga bisa tetap maksimal. Terkadang saya malah sempet edit video atau sekedar otak atik photoshop.

Kendalanya cuma satu, pilihan jam keberangkatan yang sangat terbatas. Dari Palembang ada jam keberangkatan pagi pukul 09.00 (ekonomi, KA Rajabasa) dan malam pukul 21.00 (bisnis dan eksekutif, KA Sriwijaya), jadwal pastinya bisa cek di traveloka deh. Correct Me If I'm Wrong.

Sementara dari Baturaja berangkatnya siang pukul 14.00 (ekonomi) dan dini hari pukul 00.30 (bisnis dan eksekutif). Pilihan jam keberangkatan ini sedikit menyulitkan untuk bisnis dengan mobilitas tinggi. Tapi untuk pilihan vacation dan penghematan biaya (makan dan energi), benar-benar bagus nih. Terbukti tiket kereta ekonomi selalu habis H-3.

Di posting sama selanjutnya saya mau bandingin pilihan angkutan darat yang berupa travel, mobil pribadi dan motor.

Semuanya pernah saya lalui, kecuali yang jalan kaki, berkuda dan pesawat udara yang memang tidak mungkin dilakukan kecuali emang mau bunuh diri. Janganlah ya, dosa.